Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Bentrokan Antar Massa di Puncak Jaya, 59 Orang Luka dan Beberapa Rumah Terbakar

Puncak Jaya, Olemah.comKerusuhan massal pecah di Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, pada Rabu (2/3/2025), menyusul aksi saling serang antara dua kelompok masyarakat yang diduga dipicu oleh pembakaran sebuah rumah milik mantan anggota dewan. Rumah tersebut diketahui merupakan milik pendukung salah satu kelompok yang bertikai.

Peristiwa ini bermula di kawasan Usir Belakang dan meluas hingga ke Lapangan Kali Mati, tepat di depan Kantor Distrik Pagaleme. Bentrokan berlangsung sengit, menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka, sebagian besar akibat terkena panah, serta beberapa rumah dan honai hangus terbakar.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., membenarkan insiden tersebut. “Benar, aksi saling serang antar massa pendukung pecah di seputaran Usir Belakang hingga Kali Belakang Kampung Usir. Personel Polres Puncak Jaya yang dipimpin Wakapolres dan Kabag Ops awalnya merespons kejadian kebakaran, lalu kembali menangani bentrokan antar kelompok,” ungkapnya.

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H., menambahkan bahwa aparat sempat membubarkan massa dengan menggunakan senjata laras licin untuk meredam kekacauan. Namun situasi kembali memanas ketika pada pukul 16.15 WIT terdengar tembakan yang diduga berasal dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) ke arah personel Brimob yang tengah melakukan penyisiran di area Kali Belakang.

“Terjadi kontak tembak karena adanya gangguan dari arah KKB saat aparat melakukan pengamanan. Meski demikian, situasi berhasil dikendalikan setelah petugas melakukan penyisiran lanjutan dan mengamankan dua orang warga yang kedapatan membawa dua pucuk senjata laras panjang di sekitar lokasi bentrokan,” jelas Kapolres.

Akibat kejadian ini, sebanyak 59 orang mengalami luka-luka, dua unit rumah warga terbakar, dan enam honai dilaporkan hangus dilalap api. Hingga Kamis pagi, aparat keamanan masih bersiaga ketat di lokasi guna mencegah kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas sumbernya. Proses penyelidikan atas insiden ini masih berlangsung untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

(Kaki Abu)

Posting Komentar

0 Komentar