Nikolaus, yang juga merupakan Koordinator Wilayah Partai Golkar Provinsi Papua Pegunungan, menyampaikan bahwa informasi mengenai pemungutan uang tersebut adalah kebohongan dan tidak memiliki kepastian hukum. Ia menambahkan bahwa ada pihak-pihak yang sengaja bermain untuk merusak kepercayaan masyarakat terhadap dirinya, calon gubernur dan wakil gubernur terpilih, serta seluruh tim sukses.
“Saya sudah berkomunikasi dengan gubernur terpilih, dan belum ada petunjuk terkait hal ini. Ini adalah tindakan oknum yang ingin menyesatkan masyarakat,” ujarnya.
Nikolaus juga menegaskan bahwa visi dan misi Gubernur Papua Pegunungan, termasuk pemekaran kampung adat, masih dalam proses dan menunggu pelantikan. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak percaya pada pihak yang meminta uang dengan dalih menyampaikan program tertentu.
“Kami menegaskan bahwa ini adalah murni tindakan penipuan. Masyarakat yang dirugikan harus melaporkan agar oknum tersebut diberikan sanksi yang sesuai dengan hukum,” tambahnya.
Tim Koalisi JONES Kabupaten Nduga berharap masyarakat tetap waspada dan tidak mudah tertipu oleh pihak yang mengaku sebagai tim sukses. Mereka juga menegaskan pentingnya menjaga budaya dan kepercayaan dalam proses politik yang sedang berlangsung.
(Kaki Abu)
0 Komentar