Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Nduga Bergema! Puluhan Ribu Warga Sambut Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dengan Pesta Meriah

Nduga, Olemah.com – Puluhan ribu warga Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, memadati Kota Kenyam untuk menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Dinar Kelnea dan Yoas Beon. Pasangan pemimpin baru ini telah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Kepresidenan untuk masa jabatan 2025-2030.

Kedatangan Dinar Kelnea dan Yoas Beon disambut meriah oleh masyarakat dengan tarian tradisional serta iringan ribuan warga menuju kantor bupati. Setibanya di lokasi, dilakukan serah terima jabatan dari Penjabat Bupati Nduga sebelumnya, Elai Giban, serta serah terima kepengurusan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dari Ny. Rode Nirigi Giban kepada Ny. Ona Mince Mofu Kelnea.

Acara serah terima jabatan ini diikuti dengan syukuran yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Dandim dan Kapolres Nduga, pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Bupati Nduga Dinar Kelnea mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya dirinya dan Yoas Beon dalam Pilkada Nduga yang berlangsung pada 27 November 2024.

“Kami bersyukur kepada Tuhan karena penyertaan-Nya, kami bisa terpilih dan berdiri di sini hari ini. Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Nduga dan Pemkab Nduga atas dukungannya,” ujar Dinar Kelnea.

Dinar juga menyampaikan apresiasi kepada mantan Penjabat Bupati Nduga, Elai Giban, yang telah memastikan Pilkada berjalan lancar dan aman. Ia menegaskan komitmennya untuk memimpin seluruh masyarakat Nduga secara adil dan merata.

“Kami adalah Bupati dan Wakil Bupati untuk semua masyarakat Nduga di 32 distrik dan 248 kampung. Tidak boleh ada lagi konflik antar masyarakat. Kita harus bersatu membangun Nduga dengan damai dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Nduga Yoas Beon mengakui bahwa membangun daerah seperti Nduga bukanlah tugas yang mudah.

“Membangun Nduga gampang-gampang susah. Jika kita saling memahami, maka akan mudah. Namun, jika tidak, akan menjadi sulit,” ujarnya.

Yoas Beon menegaskan bahwa dalam 100 hari kerja pertama, mereka akan fokus pada penanganan masalah mendesak, termasuk pelantikan anggota DPRD Nduga terpilih periode 2024-2029 yang hingga kini belum dilaksanakan.

Ia juga menyoroti pentingnya rekonsiliasi dalam dua bulan ke depan dengan fokus pada tiga aspek utama: adat, agama, dan pemerintah.

“Kita harus membenahi masalah pengungsi, penerangan, dan telekomunikasi. Tanpa akses internet yang memadai, pegawai seringkali kesulitan bekerja,” jelasnya.

Selain itu, pasangan Dinar dan Yoas berkomitmen untuk membenahi sektor pendidikan dan kesehatan. Yoas Beon juga menekankan pentingnya pemetaan aset daerah guna menghindari monopoli serta memastikan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan perumahan rakyat berjalan lancar.

“Pendidikan tidak boleh dijadikan bisnis. Kita harus memastikan transparansi dalam pengelolaan beasiswa dan kebutuhan tenaga kesehatan,” tegasnya.

Dengan semangat persatuan dan pembangunan, pasangan pemimpin baru ini berharap dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Nduga selama lima tahun ke depan.

(Kaki Abu)

Posting Komentar

0 Komentar