Menurut Yosua Heluka, beberapa oknum yang mengaku sebagai tim inti atau orang dekat dari DR. HC. John Tabo, SE., M.BA dan Dr. Ones Pahabol, SE., MM diduga telah memberikan janji kepada masyarakat serta meminta sejumlah uang atau mengumpulkan nama-nama dusun untuk pembentukan desa adat. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut murni kepentingan pribadi dan tidak ada relevansinya dengan kerja-kerja tim pemenangan Jones.
“Kami tegaskan bahwa semua yang mengaku tim, kepala suku, atau pihak desa yang meminta berkas, uang, atau bentuk lainnya merupakan modus untuk kepentingan pribadi. Kami dari tim Jones ataupun Yoma tidak bertanggung jawab atas tuntutan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan nantinya,” ujar Yosua.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menahan diri dan menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dijadwalkan pada 24 mendatang. Yosua menegaskan bahwa visi-misi yang telah dicanangkan akan dikawal dengan baik jika Jones menang, namun untuk sementara waktu semua pihak diminta mengikuti tahapan yang ada secara baik dan tertib.
“Mari kita menghargai dan menjaga kerja keras serta pengorbanan masyarakat, karena kemenangan Jones adalah hasil dari kerja keras masyarakat Yahukimo dari akar rumput,” tutupnya.
Dengan adanya himbauan ini, diharapkan masyarakat dapat bersikap bijak dan tidak terpengaruh oleh oknum-oknum yang berupaya mengambil keuntungan pribadi di tengah situasi politik pasca Pilgub Papua Pegunungan.
(Penulis Kaki Abu)
0 Komentar